#

Sayap Sayap Patah

Post a Comment
teman nonton sayap sayap patah

Berawal dari ajakan teman yang katanya ingin merayakan acara lamaran, ternyata saya diajak nonton film Sayap Sayap Patah. Teman-teman aktivitas harian saya ini memang senang kalau membahas film. Lain halnya dengan saya yang hampir berbanding terbalik dengan mereka.

Tapi semenjak bertemu mereka beberapa bulan lalu, agaknya ada hal baru dalam hidup saya yang lumayan berkesan. Karakter kami memang berbeda-beda. Tapi kami cenderung untuk mencoba bisa saling menerima perbedaan itu.

Tidak jarang diantara kami ada yang ngambek, tidak mau bicara, menyendiri, marah, cuek, cemburu, menangis, bercanda yang melampaui batas, dll, tapi semuanya tetap baik-baik saja. Kali ini untuk ke-2 kalinya mereka mengajak saya nonton.

Tentunya dengan nego berulang kali karena sebenarnya saya sudah berencana untuk tidak turun di Halte itu. Sayangnya mereka paham betul soal saya, alhasil mereka berhasil mengajak saya. Anehnya lagi, kali ini mereka memilih film sendu. Padahal biasanya yang dibicarakan adalah film-film action atau film yang kocak. Baik, kita lanjut ke pembahasan film nya ya.

Sayap Sayap Patah

Pernahkah sayap-sayap Vie patah? Sepatah dan sesakit apakah itu? Lalu, apa yang pertama kali terlintas dibenak Vie saat membaca judul Sayap Sayap Patah? Kalau saya pribadi langsung terbayang hal-hal sendu. Awalnya saya kira film ini tidak akan membuat kami menangis. Tapi ternyata saya salah. 

Meski jalan ceritanya tidak terlalu menimbulkan konflik batin , tapi entah di part mana yang akhirnya membuat kami menangis. Masing-masing dari kami sebetulnya sudah mencoba menahan agar tidak ketahuan kalau baper. Tapi akhirnya semuanya ketahuan kalau menangis. Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasan singkatnya, berikut ini.

film sayap sayap patah

Identitas Film

Judul

Sayap Sayap Patah

Tanggal Rilis

18 Agustus 2022

Direktur

Rudi Soedjarwo

Penulis

Monty Tiwa, Erik Tiwa, & Halim Sudio

Produser

Yoen K

Komposer

Andi Rianto

Sinematografer

Arfian

Editor

Wawan I. Wibowo

Casting Editor

Bhutet

Pemeran

Nicholas Saputra: Adji
Ariel Tatum: Nani
Iwa K: Leong
Poppy Sovia: Gendis
Ariyo Wahab: Ruslan
Khiva Iskak: Aiptu Aryo
Dewi Irawan: Rosita
Edward Akbar: Murod
Revaldo: Aipda Ridwa
Gibran Marten: Aipda Kuntadi
Aden Bajaj: Rosyid
Nugie: AKP Sadikin
Royhan Hidayat: La Umane
Agla Artalidia: Ratih
Vollan Humonggio: Densus Rahmat
Fajar Gomez: Densus Ikhsan
Asri Welas: Dokter Sari
Laras Ardhia: Desi
(Sumber: imdb)

Gambaran Umum Isi Cerita Sayap Sayap Patah

Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di Mako Brimob pada tahun 2018. Yang mana peristiwa itu mengakibatkan 5 anggota Densus 88 terbunuh. Secara keseluruhan film ini bercerita tentang kehidupan Densus 88 dan keluarganya.

Setiap rumah tangga akan merasakan ujian dalam mencapai keberkahan rumah tangganya. Begitu pula dengan ujian rumah tangga Adjie dan Hanin. Sebagai tim, mereka berusaha untuk menyikapi ujian pernikahan sebaik mungkin. Namun pada akhir ceritanya harus ada yang merasa kehilangan. 

Pada salah satu jalan cerita dari filmnya ada bagian yang mempertontonkan adegan dewasa. Jadi, Vie bisa menutup mata selama beberapa menit saat adegan itu berlangsung.

Di dunia ini banyak orang yang berusaha untuk tegar dan tampak baik-baik saja ketika menghadapai suatu permasalahan. Hal ini dilakukan agar orang yang dicintainya tidak tertimpa keburukan. Sayangnya, permasalahan yang ada bukan langsung diselesaikan secepatnya, tapi memilih mengambil keputusan sepihak yang dianggapnya sebagai jalan keluar. 

Faktanya, orang berumah tangga itu menyatukan dua isi kepala yang berbeda. Ketika konflik menjadi suatu keniscayaan di dalam rumah tangga, sewajarnya ia harus diselesaikan bersama secepatnya. Bukankah godaan konflik bisa muncul setiap saat? Jika tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan menjadi konflik berikutnya yang semakin besar dan rumit.

Jika dipahami lebih dalam, sebetulnya manusia itu lucu sih kalau menurut saya. Manusia itu sebenarnya sudah tahu bahwa dia harus bertindak B jika ingin diperlakukan B, tapi terkadang dia lebih tertarik untuk melakukan Z agar mendapat respon B.

Ada pula yang ketika sudah di treatment B, ternyata masih juga belum tepat. Karena ternyata ada ekspektasi lain yang menurutnya tidak sesuai dengan harapannya. Padahal jika tidak dikomunikasikan maka secara otomatis lawan bicaranya pun tidak akan paham. Apalagi sampai mengupayakan untuk mewujudkannya.

Belum lagi ditambah dengan pendapat orang di sekitar. Sadarkah Vie, sedikit banyak komentar seseorang itu akan mempengaruhi fikiran dan perasaan? Bisa jadi Vie sudah yakin dengan suatu hal, tapi akhirnya menjadi ragu gara-gara mendengar komentar ataupun pendapat orang lain.

Seyogianya, komentar atau pendapat orang itu tidak perlu menjadikan Vie langsung ragu. Mereka berpendapat demikian, bisa jadi karena memang kondisi yang pernah dialaminya seperti itu. Sedangkan apa yang dialami dan diyakini Vie itu mungkin berbeda dengan mereka.

Kira-kira seperti itulah sebagian kecil gambaran dari hal-hal yang ingin disampaikan pada film ini. Ada banyak sudut pandang yang bisa diambil dari film Sayap Sayap Patah. Namun saya ingin menanggapi dari sudut pandang yang sebatas ini saja.

Konflik Batin

Untuk melengkapi gambaran film ini, saya akan memberikan clue tentang konflik batin yang terjadi di dalamnya. Semoga gambaran ini bisa memberikan bayangan tentang alur cerita dari Sayap Sayap Patah.
quotes inspirasi singkat

Hati yang Terluka

Pernahkah Vie menjumpai hati-hati yang terluka? Lukanya hati ini sempat dibahasa oleh orang yang mengaku dirinya lebih memilih jomblo dibanding harus menjalin kasih diatas ikatan yang jelas-jelas tidak halal dan tanpa ada kepastian.

Menurutnya, ketika orang sudah mengambil keputusan untuk menjalin kasih atas ikatan yang belum halal, tentunya dia sudah mau dan mampu menerima konsekuensinya kelak. Salah satu konsekuensi yang mungkin diterimanya yaitu terlukanya hati karena putusnya jalinan kasih.

Jika dia tidak ingin hal itu terjadi, seharusnya dia lebih menjaga hatinya dan tidak menjalin kasih yang cenderung membuat seseorang menjadi panjang angan-angan. Andaipun akhirnya berpisah, seharusnya tidak perlu memperpanjang persoalan yang ada, toh itu sudah menjadi pilihannya di awal. Masing-masing bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Kira-kira seperti itulah kesimpulan singkatnya.

Kehilangan

Vie pernah merasa kehilangan? Sebesar apapun rasa kehilangan yang dialami, yakinlah bahwa Vie masih bisa memanajemennya agar tidak berkembang menjadi depresi. Umumnya rasa kehilangan baru terasa ketika seseorang sudah tidak lagi membersamainya. Jika boleh dicontohkan dengan ungkapan singkat, mungkin kata-kata ini cukup mewakili kehilangannya.

"Baiklah...."
"Dia sudah memilih jalannya...."
"Biarkan dia bahagia...."
"Biar aku yang pergi..."

Meskipun tidak ada kalimat tersebut pada film Sayap Sayap Patah, tapi ungkapan itu sepertinya bisa mewakili kehilangan yang di tunjukkan berkali-kali dalam beberapa adegannya. Film yang mulanya saya kira akan datar-datar saja, ternyata dia sukses mengantarkan air mata untuk membumi.

Ujung Aksara

Ada banyak sayap yang patah dalam film ini. Kalau Vie sendiri, pernah mengalami Sayap Sayap Patah juga kah? Sepatah apapun sayap Vie, berusahalah untuk pulih lagi ya. Berterimkasih dan meminta maaflah pada diri sendiri karena sampai detik ini dia masih mau dan mampu untuk tetap kuat berjuang bersama Vie.
Devie
Perkenalkan, saya adalah de vie. Dalam terjemahan di google translate, de vie berarti kehidupan. Jadi, saya adalah kehidupan :D Pembaca blog ini saya sebut dengan panggilan Vie alias Viewers :) So kita samaan dong :D

Related Posts

Post a Comment