#

Contoh Sampah Konsumsi dan Cara Pengolahannya

8 comments

cara pengolahan sampah organik

Dalam aktivitas sehari-hari, manusia menggunakan berbagai bahan hasil produksi, baik untuk memenuhi kebutuhan maupun keinginan hidupnya. Sayangnya diluaran sana banyak contoh sampah konsumsi yang sebetulnya masih bisa dimanfaatkan, tapi justru terbuang sia-sia.

Selama manusia hidup tentu akan terus memproduksi sisa konsumsi. Ada berbagai pembahasan yang sebetulnya bisa diangkat untuk menyelasikan isu ini. Baik di tahap cegah, pilah ataupun pengolahannya.

Meskipun sudah banyak yang membahas mengenai isu sampah, namun kebanyakan masih belum melakukan tindakan cegah, pilah, dan olah sampah. Sebelum membahas lebih lanjut, sudah tahukah Vie apa saja sampah konsumsi yang dimaksudkan?

Contoh Sampah Konsumsi

Sampah secara umum dapat diartikan sebagai suatu sisa produksi yang sudah tidak digunakan, namun sebenarnya ia masih bisa diolah untuk bisa dimanfaatkan kembali. Dari pengertian ini bisa diambil kesimpulan bahwa contoh sampah konsumsi itu bisa berwujud banyak macam.

Beberapa contohnya yaitu sampah organik, kertas, plastik, logam, kaca, kayu, baterai, tekstil, dan elektronik. Dari beberapa kategori tersebut, yang akan dibahas sekarang adalah sampah organik di sekitar kita.

Sebelum melanjutkan ke pembahasan berikutnya, saya ingin mengganti istilah sampah konsumsi menjadi sisa konsumsi. Kenapa? Karena seperti yang pernah dibahas pada artikel Mandiri Mengelola Sisa Konsumsi di Era Pandemi di devie.website, ketika orang mendengar kata sampah, maka mereka akan berfikir untuk segera membuangnya/menghilangkanya/menyingkirkannya.

Supaya tidak langsung ingin membuangnya, maka bisa mengganti kata sampah dengan sisa. Ketika kata sisa digunakan, maka yang ada dalam benak yaitu bukan lagi membuang tapi ingin mengolahnya kembali

Mengenal Sosok Dia Ananda Riskia

belajar mengelola sisa konsumsi

Dia Ananda Riskia adalah ibu dari 3 orang anak yang sehari-harinya menjadi content creator dan food vlogger. Pemilik akun Instagram @dianandariskia ini adalah lulusan S1 jurusan Hubungan Internasional. Beliau banyak berbagi mengenai perjalanan pola makan yang lebih sehat dan sustainable, seperti olahan glutenfree, kreasi sisa konsumsi, dan aneka masakan rumahan lainnya.

Contoh Olahan Sisa Konsumsi

Setelah saya sebutkan biodata singkat mengenai Mba Dia Ananda Riskia, apakah Anda sudah mulai stalking akun sosial medianya? Jika belum, mungkin ada baiknya jika Vie menyambangi akun instagramnya.

Di sana Vie akan menemukan banyak insight menarik, salah satunya yaitu yang terdapat pada Highlight tentang waste.

cara pengolahan sisa konsumsi

1. Eco Enzyme

Di akun instagramnya, Beliau membagikan cara untuk membuat eco enzyme dari sisa konsumsi.  Contoh takaran dalam membuat Eco Enzyme yang diajarkan yaitu dengan menggunakan 100 gram gula palem, 300 gram kulit lemon, dan 1000 ml air.

Berikutnya, semua bahan dicampur menjadi satu ke dalam wadah plastik / wadah yang bisa mengembang, lalu tutup rapat. Proses pembuatan eco enzyme membutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Selama waktu pemrosesan berlangsung, sesekali bukalah tutupnya untuk mengeluarkan gas yang terbentuk dari proses fermentasi.

Dalam pembuatan eco enzyme bisa dengan kulit buah lainnya seperti kulit mangga, kulit rambutan, kulit jeruk nipis, dll. Di HL nya Beliau juga mencontohkan eco enzyme dari buku menuju rumah minim sampah yaitu dengan kulit jeruk, penambah aroma (misalnya daun mint), cuka masak, dan air.

2.  Manisan Kulit Jeruk

Salah satu hal baru yang menurut saya unik dari HL waste yaitu mengenai manisan kulit jeruk. Menurut keterangan yang ada di HL, kulit jeruk yang digunakan bisa menggunakan jeruk jenis apapun. Istimewanya lagi yaitu manisan kulit jeruk ini bisa digunakan untuk isian cake, es krim, ataupun cemilan.

Setelah lemon diperas airnya, kuliti sisi dalam lapisan jeruk.  Potong-potong kulit jeruk menjadi bagian kecil. Kemudian rebuslah kulit jeruk tersebut sampai mendidih, dan buang airnya. Lakukanlah perebusan ini secara berulang.

Semakin sering direbus, rasa pahit dan rasa lemonnya semaik berkurang. Pada rebusan yang terakhir, saat air sudah menyusut, tambahkanlah gula. Masak bahan tersebut sampai airnya habis (jangan sampai gosong). Selesai, manisan jeruk siap dikonsumsi.

3. Sabun Lerak

Biji lerak bagi sebagian orang bukan hal yang asing lagi untuk dijadikan sabun lerak. Pemanfaatan sisa konsumsi ini merupakan salah satu upaya untuk beralih ke pembersih natural yang aman bagi tubuh dan lingkungan.

Cara membuatnya yaitu dengan merendam biji lerak lalu tekan dan potong-potong. Kemudian rebus biji lerak tadi bersama air dan tambahkan kulit lemon supaya wangi. Setelah masak, dinginkan rebusan biji lerak, lalu simpan ke jar atau botol kaca, kemudian simpan di kulkas. Dan jangan lupa untuk memberikan nama atau label di botolnya.

4. Blansir Brokoli

Cara membuatnya yaitu dengan mengiris kulit bagian luar batang brokolinya, lalu potong-potong menjadi bagian yang lebih kecil. Setelah itu rendam ia dengan menggunakan cuka apel dan air. Proses berikutnya, rebus batang brokoli sebentar saja di air mendidih.

Kemudian angkat, siram dengan air, dan tiriskanlah batang brokoli tersebut. Langkah terakhir yaitu masukkan brokoli ke dalam wadah tertutup, dan simpanlah ia di dalam freezer.

5. Kompos

Selain bisa mengolah sisa konsumsi menjadi makanan dan sabun, ia juga bisa dijadikan pupuk kompos. Di HL waste ini Beliau menggunakan sisa irisan luar (batang keras) brokoli, biji dan batang paprika, kulit bawang, dan kulit tomat.

Setelah sampah organik dimasukkan, lalu semprot dia dengan bio activator dan tutupi bagian atasnya menggunakan daun kering. Terakhir tutup wadah komposter dengan rapat.

Kelima contoh di atas adalah sebagian kecil dari daur ulang sisa konsumsi yang ada di akun Instagram @dianandariskia. Masih banyak contoh sampah konsumsi lainnya yang bisa diolah menjadi lebih bermanfaat.

 

 

 

Devie
Perkenalkan, saya adalah de vie. Dalam terjemahan di google translate, de vie berarti kehidupan. Jadi, saya adalah kehidupan :D Pembaca blog ini saya sebut dengan panggilan Vie alias Viewers :) So kita samaan dong :D

Related Posts

8 comments

  1. MasyaAllah keren pakai banget meluncur kepoin Ignya ah

    ReplyDelete
  2. Di kantor saya ada mba, teman yang rajin mengumpulkan sampah kulit buah dan dibuat eco enzyme...kalau saya dulu sempat mengumpulkan buat kompos saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya dulu juga sempat ngompos Mba, tapi sekarang belum mulai lagi.

      Delete
  3. inspiratif sekali mba tulisannya, PR banget sih untuk pengolahan sampah rumah tangga, terutama sampah-sampah basah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sampah basah memang harus dipilah sejak awal kayanya ya Mba, biar ga makin tambah jadi PR.

      Delete
  4. Aq pengen nyobain manisan kulit jeruk tapi belum eksekusi"

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama, saya juga pengen bikin itu Mba

      Delete

Post a Comment